logo
dan kisahku berlanjut...

Catatan Arya Muhamad

The journey is begining...
pralangga.org

Membuat Software Anti Pornografi dengan Visual Basic 6

Ringkasan ini tidak tersedia. Harap klik di sini untuk melihat postingan.
lanjutkan !!! - Membuat Software Anti Pornografi dengan Visual Basic 6

Balapan Liar - Problematikan Anak Muda


Black in news, Masa muda adalah masa yang sangat berapi-api (setidaknya kata bang H. Rhoma Irama dalam lagunya). Penuh rasa ingin tahu, penuh kesombongan, selalu mudah tertantang, ambisius, selalu belajar dan terkadang seperti anak-anak. Pola emosi kaum muda khususnya remaja adalah sama dengan anak-anak, perbedaannya terletak pada rangsangan yang membangkitkan emosi dan derajat, khususnya masalah pengendalian emosi mereka. Mereka (kaum muda) akan mudah terpancing untuk marah saat terusik dan sangat mudah termotivasi untuk menangkap tantangan dan peluang, meskipun peluang yang tidak baik.


Tentunya hal ini sangat berkaitan dengan masalah balapan liar di kalangan muda, khususnya balapan liar malam hari. Awalnya seorang anak muda tertarik untuk ikut balapan liar ini karena banyak faktor masalah yang sangat berhubungan, seperti ; mendengarkan cerita teman, menonton, ingin buktikan harga diri, tertantang, butuh uang, ingin terlihat keren dan rasa penasaran yang tinggi. Balapan liar saya rasa sama halnya dengan rokok, drugs atau alkohol yang memiliki sifat adiktif, sehingga terus dan terus ketagihan.

Masalah utama dari balapan liar ini sebenarnya adalah pada meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, perjudian, sex bebas dan peredaran narkotika, yang merupakan penyakit masyarakat yang sangat serius dan tidak mungkin tidak ada dalam ajang ini. Sangat berbahaya karena dilakukan malam hari sekitar pukul 23:00-03:00 dan tanpa menggunakan alat pelindung keselamatan yang baik, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan yang lain. Di samping itu ajang balapan liar tentunya tidak akan lengkap tanpa taruhan (karena memang itu tujuannya). Taruhan dalam balapan liar sendiri bisa berupa uang, bensin, aksesoris motor, jasa bengkel atau bahkan motor itu sendiri dan bahkan ada juga yang meminta potongan anggota tubuh yang kalah.

Masalah lainnya adalah sebagian pesertanya adalah anak sekolah atau mahasiswa, yang tentunya akan mengganggu jam belajar mereka. Karena umumnya diselenggarakan setiap malam sabtu dan malam minggu. Seperti yang saya amati di Jl. Raya Jakarta Bogor KM 28 atau kawasan cibubur Jakarta. Saya biasanya masih menemui mereka berkumpul di setiap sisi jalan dengan beramai-ramai (saya selalu melihat di saat perjalanan mengikuti Majelis Az-Zikra TPI jam 3 pagi). Anak-anak muda ini tentunya akan sangat mengantuk disaat mereka bersekolah atau kuliah di saat paginya. Atau bahkan memilih membolos. Bahkan saya juga sering melihat anak-anak kecil usia SMP disini.

Pendapat saya mengenai masalah ini adalah perlunya pembinaan yang kuat dan berkesinambungan terhadap masalah remaja ini. Bisa juga dengan mengarahkannya pada ajang balapan yang resmi, komunitas motor yang terorganisir, kontes modifikasi sepeda motor dan lainnya agar dapat menyalurkan hobi mereka ini. Saya sangat berbahagia dengan banyaknya acara-acara bermanfaat tadi yang diselenggrakan oleh pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar (khusunya perusahaan rokok). Seperti pabrikan Djarum Black dengan event-eventnya : Djarum Black Motodify, Autoblackthrough, Djarum Black Night Slalom, Black Car Community,Black Motor Community,Black Community.
Selain itu perlunya acara-acara yang bersifat workshop, seminar dan penyuluhan kepada pelajar dan mahasiswa secara langsung, seperti acara Autoblackthrough goes to campus, Blackinnovationawards dan Blackinnovationawards goes to campus. Yang kesemuanya bertujuan untuk mendayagunakan dan mengarahkan kreatifitas kaula muda kearah yang positif dan membangun. Tentunya harapan kita semua adalah acara-acara ini terus diadakan dan semakin inovatif, sehingga generasi muda kita dapat menjadi generasi yang membanggakan dan memiliki daya saing di tengah era globalisasi saat ini. Amin


Selepas shubuh
lanjutkan !!! - Balapan Liar - Problematikan Anak Muda

Kok bisa sih ?

Seperti biasanya bulan November selalu hujan dan kurang bersahabat bagi siapa saja. Walaupun begitu orang harus tetap berusaha mengalahkan keadaan yang tidak mengenakan ini. Orang harus tetap bekerja, pelajar dan mahasiswa harus tetap bersekolah.

Wajah Anas tidak henti-hentinya berpaling kedepan dan kebelakang. Seperti kipas angin gantung yang bergerak teratur tidak sabar ingin segera pulang. Memang hari ini rasanya waktu berjalan lebih cepat dari biasanya bahkan lebih cepat daripada sebuah jam dinding dengan baterai baru.

Satu demi satu soal ujian sudah ia jawab, walaupun ia tak yakin benar semua. Sebenarnya ada satu hal yang mengganggunya, yang menjadikannya begitu tergesa-gesa seperti ini. Anas masih memiliki sebuah pertanyaan yang menggantung jawabannya. Antara ya dan tidak, antara mau dan tidak antara terima atau tolak. Ia merasa sangat haus, haus sekali dengan jawaban pertanyaan yang diutarakannya 2 hari yang lalu pada Asma. Anas menyatakan cintanya pada Asma.

***
Aku keluar kelas lebih awal dari yang lain dan kutempatkan diriku di sisi kanan pintu masuk kampus. Aku tidak mau mengganggu arus keluar masuk mahasiswa lainnya. Dengan sabar kutunggu Asma. Sudah hampir 2 batang Djarum Black Mentol terhembus mengudara dan menjadi abu di depan bibirku yang kata orang cukup sensual.

Tapi aku pun masih bigung apa sebenarnya tujuanku mengatakan cinta pada Asma malam itu. Aku awalnya mengira akan punya banyak jawaban tentang itu. Tapi waktu sudah meninggalkanku lebih dari 2 minggu. Aku masih belum memiliki jawaban tentang itu. Bahkan aku memiliki satu pertanyaan ekstra (tapi bukan ekstra pedas). Apakah dia menerimaku, ataukah tidak. Sekali lagi atau mungkin berkali-kali, ini menggantung, sangat menggantung.

Dari ujung lorong terlihat Asma melangkah tergesa-gesa, ada apa ?.
"Asma !" panggilku setengah berteriak.
Asma menghentikan langkahnya, senyumnya mengembang penuh seluas bibirnya.
"Iya, kenapa ?"
"bagaimana kelanjutannya, kelanjutan waktu malam itu ?", "Bukankah kamu janji akan kasih jawaban ?"
"Oh itu. Nanti aja deh !"
"aduh jangan nanti-nati terus, kamu sudah janji sekarang"
"Oke, oke. Tapi, kok bisa sih ?" "Kita kan tidak pernah ngobrol, cuma saling sapa saja"
"Maaf, apa memang harus selalu ngobrol ?. Maaf bukan saya tidak mau ngobrol, tapi saya malu. Saya tidak punya keberanian untuk itu"
"Lantas kenapa kamu berani bilang cinta ?"
"Entah, aku sama sekali tidak tahu jawabannya,sekarang saya ingin kenal kamu lebih jauh"
"Anas, kamu bisa antar aku sebentar ?"
"Kemana ?"
"Ke Jatinegara aja"
"Ya udah, aku keluarin motor dulu ya !"

***
Matic merah melaju menyusuri jalan malam Jakarta yang saat itu habis hujan. "Waduh besok cuci motor deh". Anas masih terus mengira-ngira jawabannya dan kapan jawabannya. "Mungkin setelah sampai rumahnya". Matik merah Anas berhenti di sebuah gang sempit di kawasan Percetakan Negara.
"Anas, udah sampe sini aja !"
"Kok disini ? rumah kamu dimana"
"Udah makasih ya !" Asma sambil menelpon.
"Ya udah, besok ngobrol lagi ya !"

"Waduh kok jadi gini sih, jadi makin gantung ?. Kok malah aku jadi kayak tukang ojek ? anter-anterin orang" Anas menggerutu. "sudahlah mungkin belum saatnya" anas menenangkan diri.

***
Keesokan malamnya, Kampus 18.20.

"Asma !"
"Ya"
"gimana kelanjutannya ?"
"Nanti ya setelah ini "

Semua jadi makin menggantung bagi Anas dan tentunya makin membingungkan bagi pemuda kurus berjanggut itu. Mungkin rasanya lebih sulit dari belajar ilmu nahwu (tata bahasa arab). "Aku harus melakukan sesuatu, tapi apa ya ?" gumam Anas pelan. Ternyata Rizal yang duduk disampingnya dari tadi mendengarkan dan memberikan saran
"Nas, antum kasih puisi aja !, antum kan jago bikin puisi. Dulu malah antum bikinin ane puisi buat nembak si Luna".
"Oh iya, kenapa nggak kepikiran, makasih Zal". "Oh iya Zal !"
"Kenapa ?"
"Saya nggak bawa pulpen, pinjem dong !"
"Ya elah, cinta nggak modal"
"ada lagi Zal, kertasnya juga ya !"
"waduh antum payah banget"

Anas mulai melukiskan pulpen hitam yang ia pinjam dari Rizal di atas kertas dengan keningnya berkerut-kerut tanda sedang berpikir keras. Tidak kalah senyumnya pun kembang kempis, bahkan sampe kelebaran.

***
Mahasiswa telah keluar kelas, mereka tampak sangat terburu-buru ingin segera pulang. Ya mungkin itulah mahasiswa kelas malam, mahasiswa yang belajar dengan sisa tenaga mereka.

Asma hampir saja sampai di pintu utama kampus sebelum Anas memanggil.
"Asma !"
"Ya, kenapa lagi ?"
"Aku mau kamu jangan menghindar lagi, aku minta waktu kamu sebentar aja. Aku mau kepastian, aku mau jawaban kamu. Karena aku cinta sama kamu. Aku punya puisi aku tulis buat kamu, ini gambaran perasaanku"
"Ya aku dengerin deh"
"Tapi panjang, gak apa-apa kan ?"
"yups"
"Allah ...
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Allah ...
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati-Mu
Agar kerinduanku terhadap-Mu semakin menjadi

Allah ...
Jika aku mesti mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencintai-Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada-Mu

Allah ...
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku kepada-Mu

Allah ...
Ketika aku berucap ,Aku cinta padamu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada-Mu
Agar aku tak jatuh cinta dalam cinta yang bukan karena-Mu

Sebagaimana orang bijak berucap ...
Mencintai seseorang bukanlah apa-apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu
Dicintai oleh orang yang Kau cintai sangatlah berarti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya"

"Asma, aku cuma mau cintaku itu dari dan karena Allah. Aku gak mau minta dan mengharap kamu mau, karena sekali lagi hanya Allah tempat segala pinta dan harap. Akupun gak mau memaksamu, agar kamu cinta, tapi ini kesungguhanku. Ini mungkin adalah pertanyaan terakhirku tentang hal ini. Aku tidak mau selamanya menggantung !. Aku mau jawaban iya atau tidak dan kenapa. Agar aku tau nilai diriku, agar aku dapat bermuhasabah. Saat ini aku ikhlas apapun keteranganmu, kuserahkan semua padan-Nya yang menggenggam hatiku. Asma Tolong jawabannya !"

"Ok, aku sangat menghargai perjuangan kamu. Jujur aku sebenarnya juga suka sama kamu. Aku suka pribadi kamu, kamu itu apa adanya. Aku suka perjuangan kamu, aku lihat kamu sangat konsisten dengan aktivitas dakwahmu, aku suka keterangan-keteranganmu tentang cintamu padaku. Tapi aku merasa tidak pantas"

"Insya Allah kamu pantas kok, saya tau kamu dan saya yakin kamu adalah muslimah yang baik. Tidak pantas kenapa ?"

"Anas, aku ini dari kalangan bawah. Sedang kamu orang yang berkecukupan. Aku takut apa kata orang nanti terhadap kita dan aku juga khawatir mengganggu dan memecah konsentrasi aktivitas dakwahmu. Dan aku juga tidak mau orang berpikir aku cewek matre, yang suka kamu karena hartamu"

"Kok bisa sih kamu berpikir begitu ?.Asma ingat takutlah hanya kepada Allah. Aku tidak pernah memandang harta ataupun kecantikanmu. Karena semua manusia di hadapan Allah adalah sama. Harta akan habis dan wajah akan menjadi tua semuanya akan hilang seiring waktu, tapi iman kepada Allah tidak akan hilang sampai kapanpun dan akan menyelamatkan kita. Masalah aktifitasku, aku yakin kamu malah akan menguatkanku. Sekarang aku mau kamu tidak usah merisaukan apa kata orang, bahkan apa kata dunia tentang kita. Tapi kita harus mencari tau apa kata Allah tentang kita"

"Asma aku, mau cinta yang Islami. Saya mau cinta yang karena Allah. Jika saat ini kamu mengatakan menerimaku. Insya Allah aku akan datang minggu depan dengan keluargaku untuk meng-khitbahmu. Aku mau kamu jadi istriku, jadi ibu dari anak-anakku, jadi ratu di istanaku, jadi awak di bahteraku."

"Anas, baiklah aku mau menerima kamu. Saya bahagia mendengan penuturanmu, tapi soal lamaranmu. Aku akan mendiskusikannya dulu dengan keluargaku"
"Alhamdulillah, terima kasih asma ! aku akan sangat senang menunggu jawaban keluargamu"

"Asma sekarang sudah jam 9 malam dan agak gerimis kebetulan hari ini aku bawa mobil, bagaimana jika kamu saya antar pulang"
"Aduh, makasih banget ya Nas"

Blazer hitam Anas melaju membelah jalan hujan di malam Jakarta. Semilir angin berhembus seraya mendendangkan "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. (QS Maryam: 96)".

********

Saya sangat mempercayai selalu ada maksud baik dibalik musibah yang ditimpakan kepada diri saya. Semuanya begitu jelas, penuh makna dan begitu indah. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat menggantikan keindahan dan romantisme cinta kepada Allah. Tiada yang lebih indah dari cinta kepada-Nya. Simak sajak puisi dari Dr. 'Aidh Al Qarni.

Kuingat Engkau saat alam begitu gelap
gilita, dan wajah zaman berlumuran debu hitam
Kusebut nama-Mu dengan lantang di saat fajar menjelang
dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah

Betapapun kulukiskan keagungan-Mu dengan deretan huruf
Kekudusan-Mu tetap meliputi seluruh arwah
Engkau tetap yang Maha Agung, sedang semua makna
akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabbku
lanjutkan !!! - Kok bisa sih ?

Hitungan Iseng

Jika usia umat Muhammad SAW diprediksikan akan mencapai lebih kurang Enam puluh (60) tahun, maka pada usia itu akan mendapat pengurangan usia secara drastis bila di hadapkan dengan faktor kehidupan itu sendiri yang diantaranya adalah:

1. Masa Balita.
Masa balita hingga dewasa berkisar Lima belas (15) tahun, karena pada masa-masa seperti itu manusia dianggap belum sempurna pola berpikirnya. Dengan demikian, Enam puluh (60) tahun jika dikurangi masa balita, maka usia yang tersisa adalah: Empat puluh lima (45) tahun saja.

2.Tidur.
Kita mengetahui bahwa dalam sehari semalam terdapat dua puluh empat (24) jam. Jika masa tidur (normal) kita dalam sehari semalam akan menghabiskan waktu sekitar delapan (8) jam, maka dalam sehari semalam kita menghabiskan waktu untuk tidur sebanyak satu pertiga (1/3) hari. Jika usia kita hanya tersisa 45 tahun sesuai dengan hitungan diatas, maka masa tidur kita adalah 45 tahun x 1/3 = 15 tahun. Jadi; kehidupan hakiki yang kita jalankan di dunia ini jika usia mencapai 60 tahun adalah: 60 – 15 – 15 = 30 Tahun saja.

Waktu yang terkuras dalam menjalankan Ibadah salat dalam kehidupan kita sehari-hari, lebih kurang lima (5) menit di setiap solatnya.

Jika dalam satu hari satu malam terdapat lima kali solat wajib, maka waktu yang terpakai untuk menjalankan aktifitas solat adalah: 5 menit dikalikan lima kali solat = 25 menit dalam sehari semalam.

Jika usia kita yang terjaga hanya 30 tahun dari usia asli enam puluh (60) tahun sesuai dengan hitungan diatas tadi, maka waktu Ibadah solat keseluruhannya adalah berkisar: Enam bulan dua puluh lima hari saja.

Adapun hitungannya seperti ini:

• Jika solat yang kita lakukan sehari semalam berjumlah 25 menit.
• Maka Dalam 1 bulan terdapat : 30 hari x 25 menit = 750 menit.
• Dalam 1 tahun terdapat : 12 bulan x 750 menit = 9000 menit.
• Dalam 30 tahun terdapat: 9000 menit x 25 tahun = 270.000 menit.

Dalam satu hari terdapat 1440 menit, jika jumlah 270.000 menit di jadikan hari dan bulan maka:

• 270.000 menit : 1440 menit = 187,5 hari.
• 187,5 : 30 hari = 6 bulan 25 hari saja.


Jadi: kurang lebih “Enam bulan dua puluh lima hari” adalah masa menunaikan ibadah solat selama usia 60 tahun. Dan hitungan ini tidak termasuk masa-masa libur wanita dalam menunaikan ibadah solat.

Yang jadi pertanyaan adalah: “Apalagi yang memberatkan bagi seseorang jika waktu sholat dimasa kita hidup (lebih kurang enam puluh tahun) keseluruhan hanya bernilai bulanan saja. Dan aturan ini pun berlaku hanya untuk mereka yang melaksanakan solatnya secara rutin di setiap saat serta yang melaksanakan tidur hanya delapan (8) jam seharinya”.

Lalu apalagi yang membuat orang ragu, malas serta lalai dalam melaksanakan solatnya padahal setengah dari usianya hilang direnggut oleh “Masa Balita dan Lelapnya Tidur”?

Kapan kita akan memulai dan berjanji pada diri ini untuk menunaikan solat secara rutin dan tidak akan melepaskannya sama sekali dari tangan kita walau dengan berbagai kondisi serta saratnya rintangan dan aral.

Semoga Allah SWT selalu memberikan “Petunjuk-Nya” bagi kita semua.
lanjutkan !!! - Hitungan Iseng

Sujud Bikin Cerdas

2009
Salat adalah amalan ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah sangat melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun, pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan salat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit!

Saat seorang hamba telah cukup syarat untuk mendirikan salat, sejak itulah ia mulai menelisik makna dan manfaatnya. Sebab salat diturunkan untuk menyempurnakan fasilitasNya bagi kehidupan manusia. Setelah sekian tahun menjalankan salat, sampai di mana pemahaman kita mengenainya?

TAKBIRATUL IHRAM

Postur : berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.

Manfaat : Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.

RUKUK

Postur : Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.

Manfaat : Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah. Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.

I’TIDAL

Postur : Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.

Manfaat : Ftidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.



SUJUD

Postur : Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.

Manfaat : Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.

DUDUK

Postur : Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.

Manfaat : Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostata) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.

SALAM

Gerakan : Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.

Manfaat : Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah.

BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik
diri wanita luar & dalam.


PACU KECERDASAN

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya.

Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan.

Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

PERINDAH POSTUR

Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.

Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

MUDAHKAN PERSALINAN

Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ‑organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

PERBAIKI KESUBURAN

Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.

Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

AWET MUDA

Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.

Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada ke­kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pen­tingnya, gerakan ini menghin­darkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.
lanjutkan !!! - Sujud Bikin Cerdas